Tuesday, August 13, 2013

Nanti


“Makan dulu mas”  | “Nanti”
“Mandi dulu mas”  | “Nanti”
“Kamu gak laper?”  | “Nanti”
“Kamu gak  kerja?” | “Nanti”

“Mas  ini sudah hari ketiga, kamu masih belum mau makan?” | “Nanti”
“Mandi dulu sana, bauk banget kamar ini” | “Nanti”

“Besok kita ke rumah Bapak yuk” | “Nanti-nanti ajalah”
“Mau nonton bioskop aja gak?”  | “Lihat nanti..”

“Nanti..Nanti..Kinanti.. dimana kamu? Saya lapar. Bawakan makanan!” |
“Kinantiii.. banyak kecoak ini di kamar, bersihkan semuanya, saya jijik!”
“Nantii… cepatlah kemarii.. saya sudah mau mati ini kelaparan!”


“Nanti ya mas, kalau saya sudah mood”



cheers,

-lune-

Friday, July 27, 2012

Ini Rindu


Nafasku beradu rindu.
Memberi beban dalam setiap perjalananku.

Kamu yang tidak terlihat,
Yang selalu hadir di setiap penat.
Adakah pesan dalam setiap simpul senyummu?

Kamu yang tidak tersentuh,
Yang selalu hadir di setiap peluh.
Adakah kamupun rindu hadirku?

Ini nafasku, ada rindu di dalamnya.
Ini rinduku, ada kamu di dalamnya.

Hanya satu yang ingin kutanya,
adakah kamu nyata adanya?

Cheers,
Lune

Mengejar Ingin



Angin berhembus mengiring langkahku.
Seakan menyetujui pelarian ini.
Daun-daun berputar menari dengan sang angin.
Indah..
Aku ingin berhenti dan mengamati,
tapi, aku harus terus berlari, dan menaklukkan setiap ingin.

Kabut mulai menampakkan dirinya,
Hawa dingin mulai merasuk di tubuhku.
Aku ingin bersembunyi dalam heningnya kabut.
Tapi aku terus berlari pada ujung yang tak kian menyambut.

Tenanglah sayang, kita akan sampai pada ujung itu.
Meski waktu seakan terus memburu,
Kita akan sampai pada ujung itu.

Cheers,
Lune

Monday, April 30, 2012

may - day.


Day 1

"Terus gimana?" | "Apanya yang gimana?" | "kita kan udah pacaran. Terus ngapain?" | "hah kata siapa kita pacaran?" | "hah terus boong?!" | "emang kapan nembaknya?" | "kemaren" | itu nembak? | "emang bukan?" | errrrr...

Day 2

"Hai pacar" | "sok akrab" | "kok sok akrab? Kan aku cuma nyapa pacarku" | "sok tau" | "kok sok tau?" | "enggak~ | "apanya yg nggak?" | "ga tau ahh~ (sambil menahan merah di mukanya | "ga tau apa?" | errrrr...

Day 3

"Makan bareng yuk" | "aku udah janjian mo makan sama ina" | "yawda aku ikut" | "ga mau ahhh.. " | "kenapa ga mau?" | "kan cw2 aja.. ga enak ah.." | "kenapa ga enak?" | errrghhhh...

Day 4

"Hari ini pulang bareng kan?" | "terserah.." | "kok terserah?" | "yawda iya deh.." | "gak ikhlas.." | "nggak kok, kalo mo bareng ya bareng aja" | "jawabnya gitu" | "iya deh..bareng.." | "seneng ya kalo pulang bareng aku?" | grrrrr...

Day 5

"Aku ubah status di FB yah" | "ngga ah" | "kenapa?" | "penting banget ya?" | "iyah penting" | "ga usah yah" | kemudian ia memasang muka sedih yang membuat siapapun menjadi iba. "Iya boleh deh.." | "asiiik.. Nanti malem langsung ganti" | "aku cuma bilang boleh tapi belum bilang kapan kan" | "yaaah terusnya kapan.." | "sebulan lagi" | "kenapa mesti sebulan lagi?" | "mau gak?" | "iya deh gapapa deh.."




PS:

Between every wake ups and every sleeps.
Between every dreams and every hopes.
There's always you.

And behind every good moods or bad moods. 
Or behind every roses are red and violets are blue. 
There's always "I love u" 

Cheers,

-lune- 



Wednesday, February 29, 2012

a year passed by

Kisah ini mengenai seorang pecandu games dan wanita mengesalkan yang bertemu setiap hari di bus 76 jurusan Ciputat-Salemba.
Awalnya mereka tidak saling kenal, kemudian suatu hari peristiwa itu terjadi.
"Awwww! it hurts! are u trying to kill me?" teriak si wanita itu sambil berdiri ketika kakinya tidak sengaja ditendang oleh si pria.
"Waw, bule?" tanya si pria dengan muka polosnya
Kesal dengan jawaban yang diberikan, wanita itu duduk kembali dan memilih untuk tidak melanjutkan, "bukannya minta maaf malah bikin gondok" pikirnya dalam hati.

keesokan harinya ketika wanita itu menaiki bis yang sama, tempat duduk yang kosong hanya tersisa di bagian belakang kursi 2 dan itu bersama anak laki-laki yang kemarin menginjaknya.
"oh no, u must be kidding me" ia berkata setengah berbisik.
"tuh kan, ngomong bahasa inggris lagi, beneran bule yah?" kata anak laki-laki itu
wanita itu hanya duduk dan memilih untuk tidak menanggapi perkataan laki-laki tersebut.
dan laki-laki tersebutpun kembali asik dengan PSPnya.

"oh pantes masih anak-anak jadi ga ngerti caranya minta maaf" pikir si wanita itu dalam hati.

hampir setiap hari mereka bertemu di bus yang sama. dan hampir setiap hari juga laki-laki itu mencoba mengajak ngobrol si wanita tersebut dan selalu tidak mendapatkan jawaban. padahal mereka juga selalu turun di tempat yang sama.

sampai suatu saat, laki-laki itu teriak kesakitan "aaaargggh" langsung si wanita tersebut merespon panik, "kenapa? kenapa kamu gapapa?"
laki-laki dengan muka sedihnya menjawab, "batrenya habis :( "
"astagaaaaa kupikir kenapa tau-taunya cuma batre abis?"
"bukan cuma! tanpa game aku bisa mati" jawab laki-laki itu
"lebay!" | "ngga" | "lebay banget" | "ngga. biarin daripada berhati dingin"

sejak itu pembicaraan di antara merekapun terjadi. entah si wanita mengomentari tokoh yang ada di dalam gamesnya, entah si laki-laki membuat kesal si wanita. kepribadian yang sangat berbeda di antara keduanya dan si laki-laki selalu berhasil membuat wanita ini kesal sampai rasanya ingin tertawa. "dasar bocah.. bisa gila aku kalo dibawa serius terus" pikirnya dalam hati.

dan hari itu pun tiba, entah datangnya darimana, laki-laki itu menanyakan, "kalau suatu saat nanti, lo kebangun nih, mungkin lo udah tua atau udah umur berapa, dan tiba-tiba pengen nikah tapi ga punya pasangan, telpon gue yah?" | "hah? ngapain?" | "ya pokonya telpon gw aja" | "maksudnya lo mau nikahin gw?" | "ya iya tapi ya pokonya pertimbangin aja yah.. entah udah umur berapa misalnya lo udah umur 30 atau berapa" | "hmm.. iya deh" | "hah mau?" | "mau" | "berarti sekarang kita pacaran dong?" | "lah kok?" | "eh ngga yah?" | "ah ga tau deh" dan wanita itu hanya bisa tertawa terbahak-bahak.

so ambiguous and yet they enjoy it.
and as a year passed by, he still by her side.
and now they look further for their so-called-relationship.


PS:
here here stay by my side
don't leave me empty, always fill me with your love
I have no idea what kind of life we're gonna have,
but I just want you in mine.


Cheers,

-lune-

as they always said, "a woman has to love a bad man once or twice in her life to be thankful for a good one"






Thursday, November 24, 2011

Dear Peterpan,

My dear peterpan,
here I am, after all this time, writing you a some-called-letter.

Everynite, I go to bed with a lot of feelings and thought going on my head.
"will he come and pick me up in our usual place? or we won't meet like some times ago because I was lost and that nite is wasted without us meet each other?"

You and your Neverland.
Me and my Wonderland.
I never thought you and I could belong to each other, and have this kind of feeling.

you like to flying around and playing with your friends.
me, just following the rabbit and get lost.
you know, I'm really good at getting lost. or jump in a hole.

you always have fun. your world is about fun and fun.
me, I just sit and get trapped in a world of my own.

we're different, yet we're so alike.
you don't want to grow up, and me, I think like a grown-up.

maybe I'm just overthinking about anything,
and you will come and tell your "have fun" things.
I was worried if I get sad.
but then, you came and say, "whenever you sad, just say that you need me and I will fly to you"


PS:
When I can't find my way home, I know that you will always (always) hold my hand and fly me back to place, where I belong.

Cheers,
-lune-


Friday, November 11, 2011

Long legs Panda & Purple Bunny - Festival Lunallena

Suatu hari di kerajaan Zooland, rakyat terlihat lalu lalang dan disibukkan oleh kegiatan mereka. Ada yang sedang berjalan membawa balon-balon, ada yang membawa karung penuh dengan bahan warna-warni, ada yang membawa bahan makanan dari pasar, bermacam-macam kegiatan mereka, tetapi satu yang sama yaitu ekspresi mereka terlihat gembira.

Ada apakah gerangan dengan mereka? Ternyata besok adalah hari lunallena atau full moon, di mana bulan terlihat penuh hanya pada masa tertentu. Dalam perayaan lunallena yang diadakan satu kali dalam setahun tersebut, rakyat bisa menyumbangkan keahliannya masing-masing untuk tampil di depan anggota kerajaan dan di hadapan rakyat Zooland lainnya. Setiap tahun itu pula, dari kerajaan akan diwakili salah satu pengawal yang akan tampil di depan rakyat.

“Paduka, rakyat terlihat bersemangat sekali merayakan lunallena besok malam” ujar Nico si Unicorn terhadap Long Legs Panda

“Tentu saja, bukankah kita semua juga bersemangat? Perayaan yang diadakan hanya dua kali setahun ini, selalu memberikan kesenangan tersendiri. Kamu tidak bersiap-siap, besok kamu tampil kan?” Tanya LLP.

“Justru itu paduka.. sebenarnya saya sangat menantikan malam lunallena ini, dan saya selalu bersemangat membawakan nyanyian Unicorn selalu ditampilkan sejak jaman nenek moyang saya kepada keluarga kerajaan dan rakyat. Tapi..” Nico terlihat bimbang

“tapi kenapa?” LLP semakin penasaran

“tapi, suara saya habis semenjak memimpin latihan militer minggu lalu, hal ini yang membuat saya ragu.” Jawab Nico

“waduh, lalu bagaimana ini? Besok sudah tiba saatnya tampil, bisa gawat ini..” LLP mulai panik

“Paduka, bagaimana kalau kita tanya Purple Bunny, mungkin ia bisa memberikan masukan?” usul Nico si Unicorn.

“baiklah.. aku akan menghubunginya..” ujar LLP

Esok harinya, lapangan di depan kerajaan sudah penuh dengan hiasan perayaan, buah-buahan dan kue serta makanan sudah tersedia di meja panjang untuk dinikmati, serta panggung untuk masing-masing penampil sudah siap. Semua yang menghadiri perayaan ini memakai topeng binatang lain, fungsinya adalah untuk menghargai semua makhluk sesamanya di kerajaan Zooland.

Festival Lunallena akan dibuka oleh Raja, yaitu Long Legs Panda sendiri, lalu ada hiburan dari masing-masing yang akan unjuk kebolehan, lalu akan ada makan bersama, dan puncak acaranya adalah melihat bulan dan diiringi penampilan dari perwakilan anggota kerajaan.

Sudah pukul 16.00 gong sudah dibunyikan tanda festival ini akan segera dimulai. Setelah Long Legs Panda selesai membuka acara, ia langsung duduk di singgasananya.

“Paduka, bagaimana ini nanti untuk penutupan acara?” ujar Nico si Unicorn panik.

“Sudah tenang saja, aku sudah mempunyai solusi untuk masalah tersebut” jawab Long legs Panda dengan tenang.

Acara berlangsung meriah, rakyat bersuka cita, kemudian raja mempersilakan makan, setelah itu gong kedua berbunyi menandakan acara akan segera berakhir. Saat itulah rakyat yang sedang asyik makan dan bersenda gurau menjadi hening dan melihat ke langit, “wow betapa cantiknya bulan malam ini” ada juga yang berujar, “seandainya kelinci yang tinggal di langit benar-benar turun dari bulan dan menari untuk kita malam ini”

Saat itulah seekor kelinci turun dari atas panggung menggunakan tali yang sudah disediakan khusus, memakai kostum putri dan melakukan tarian kahyangan. Hampir semua yang hadir menahan nafas dan berdecak kagum, rasanya seperti melihat kelinci turun dari bulan! Ketika tariannya selesai, mereka diam sesaat kemudian bertepuk tangan dengan meriahnya.

Nico si Unicorn lalu mendekati Long legs Panda, “itu Purple Bunny? Aku tidak tahu dia bisa menari..”

LLP: “aku juga.. kemarin dia hanya bilang dia mau tampil tetapi aku tidak tahu dia akan menari.. indah sekali..”

Lalu Purple Bunny pun menghampiri Long legs Panda. “bagaimana? Cukup bagus?” tanyanya

LLP: “cukup bagus? Itu bagus sekali PB! Aku tidak tahu kamu bisa menari.”

PB: “anggap saja nenek moyangku memang dari bulan, dan tarian bulan itu memang kuwariskan sejak dulu”

LLP: “rasanya, banyak hal yang tidak kuketahui tentangmu.”

PB: “lalu?”

LLP: “besok aku main ke tempatmu ya, kamu bisa ceritakan tentang nenek moyangmu yang dari bulan itu”

Purple bunny hanya tersenyum dan berjalan meninggalkan istana menuju hutan terlarang.


PS:

"Everything has beauty, but not everyone sees it." - Confucius


Cheers,

-lune-