Wednesday, July 7, 2010

aku. bosan. setengah. mati.

Bosan aku meratap. Melihat nasib yang tak kunjung mantap.
Bosan aku pada awan. Yang berwarna kelabu seperti penuh debu.
Bosan aku pada blackberry. Tidak seasam strawberry maupun semanis cranberry.
Bosan aku pada tidur. Tak datangpun pangeran yang membangunkanku.
Bosan aku pada hujan. Bahkan tak ada tarian yang memanggilnya.
Bosan aku pada abu-abu. Hitam ya hitam, putih ya putih.
Bosan aku dengan kalimat majemuk. tapi, karena, sebab, akibat. SPOK saja sudah cukup.
"Bosan aku dengan Piala Dunia. Kapan Piala Galaksi dimulai ya?" Ujarku sambil memasang pemancar gelombang penangkap saluran luar angkasa.


Bosan aku dengan sempurna. Orang-orang munafik. // "sempurna kepalamu, sadar toh ndu' kesempurnaan hanya milik Tuhan" ujar ibu mengingatkan

cheers,

-lune-

Monday, July 5, 2010

fiksi gagal terlalu mini

kumpulan cerita tanpa awalan, akhiran, maupun subjek berarti. cuma fiksi gagal yang terlalu mini. enjoy :)

- saya cinta kamu kemarin, sekarang dan besok. cinta kamu di siang hari dan cinta kamu di malam hari. meski kamu sudah menjadi zombie
- bosan sumanto makan orang. cemilan favoritenya sekarang jeruji besi
- seluruh dunia heboh, Monalisa hilang dalam lukisannya sendiri! padahal dia lagi menyamar dalam asrama Harry Potter. cari variasi
- bosan berwarna biru, langit mengecat dirinya sendiri menjadi hitam.
- jarum jam berputar ke kanan. orang-orang senang karena waktu jadi berjalan mundur. kiamat semakin jauh, ungkap mereka.
- "kemana Matahari pagi ini?" kicau burung-burung kecil // "sst.. sedang diculik Bulan yang masih rindu padanya" bisik dedaunan
- "Bapak tidak risih minta dana aspirasi?' // "yah mau bagaimana.. ini sudah dorongan dompet sih" ujar anggota DPR tersebut acuh terhadap wartawan
- terdorong rasa cinta mereka yang dalam, pasangan muda-mudi ini menyimpan cinta mereka dalam format video.
- "tetesan apa ini? kamu menangis?" // "bukan, itu cuma darah bekas goresan" jawab hati kepada otak sambil memplester lukanya
- sebelum mengeluarkan rintik hujannya, awan membentuk tulisan "I love you" pada kekasih hatinya di bumi sana.
- "Jadi Sumanto, kamu didakwa hukuman mati" "tunggu pak hakim" "kamu mau protes?" "ada tulang nyangkut di gigi"
- Paul sekarat, jari-jarinya menunjuk Indonesia sebagai juara dunia. warga dunia murka, dia langsung digoreng.


Cheers,

-lune-



Sunday, July 4, 2010

lewat seperempat abad

God give me another day to live
give me another year to face
give me another life to care to others
give me another chance to be nice person
give me another reason to stay smile

Cause I have super lovely sisters
super great father
super caring boyfriend
super sweet friends
super duper life

thank God for everything that been given to me.
thank God for all the good times and bad times I had in life
thank God for the strength on my weak moments
and thank God for the patient on my hard moments

PS :
thank you mommy, without you there's no me :)

Hugs and Kisses,

-cendera-

Sunday, June 20, 2010

catatan siang

rindu adalah ketika hati sudah terkubur, namun masih berdenyut mengingat sosoknya.
rindu adalah padang pasir yang menantikan salju di bulan desember.
rindu adalah menggambar matahari pagi dengan krayon hitam.
rindu adalah melihat film komedi dan masih tetap menangis.
rindu adalah tangisan yang tidak berhenti, meski airmata sudah mengering.
rindu adalah senyuman getir di antara gelak tawa orang-orang.
rindu adalah terpaut oleh jarak, terpisah oleh pulau, dan ternistakan oleh sinyal yang buruk.
rindu adalah melihat tanggalan, menghitung waktu kapan bertemu kembali.
rindu adalah irisan luka di tangan, ditetesi jeruk nipis, dan ditaburi garam tapi tidak merasa apapun.
rindu adalah berada di kerumunan tapi masih merasa sepi.
rindu adalah bertahan di antara desingan peluru, demi mengantarkan sepucuk surat pada pujaan hati.

rindu adalah melihat sosok mama di wajah adik-adikku.

PS :
rinduku itu kamu


cheers,

-lune-

Tuesday, June 8, 2010

cerita sebelum tidur 1

Nite has come. Time for the owl to sing a song for the moon. "Oh dear moon, this is my 1001 songs for you. Hope you enjoy it"
The owl singing yet the moon stand still. The owl stop and then ask her "I sang a song for you, is it that hard to draw a smile for me?"
That moment, just a silent moon staring at the owl. Not a single word come from her mouth. The owl panic, ask himself "what have I done?"
"Ah is it because of the letter? I'm sorry, I'm sorry. I was so sleepy. It's hard to stay awake in the morning" explained the owl.
"Okay. Please do deliver the letter this morning. At least he knows, I do care and miss him" said the moon
"I will. This morning. Immediately. I'll drink coffee. Smile for me though" and when the owl said this, the moon couldn't help her smile.


As the moon slowly dissapeared, the owl back to his nest, looking for the letter. In the dustbin. The letter that already torn into pieces.

PS:
Like the owl crave for the moon. And the moon wait for the sun.

I am here, just here, making cheesy notes, ah you know what I'm talking about :)

cheers,

-lune-


Wednesday, May 26, 2010

Dear Sun,

you give me your best shine every morning,
like you want to tell me "cheer up dear"
you are so far, but it seems like you're here.
well, you are far, but your shines makes me feel like you are not.

you help me through the night,
just thinking that you'll there at the morning
makes my heart beating and my mind ticking
oh so addictive

do you know you are that special?
could make me want to change place with the sky
so I could meet you every single time
for the rest of my life

dear Sun,
I know that eclipse just occured a moment ago
but I really couldn't wait for another eclipse to come
I know I have to be patient
I know I have to believe
that everything will be wonderful at time

though there are moments that I could not hold it anymore,
moments when I really miss your presence
not just your light shining through mine
and I wish the owl not that sleepy to deliver this letter to you.

-Luna-

PS:
I miss you

cheers,

-lune-


Friday, May 21, 2010

hati-hati

Teru: "siapa kamu? dan ngapain kamu di sini?" tanyanya pada orang baru itu.
Aishi: "majikanku yang menyuruh aku untuk tinggal di sini" jawabnya kepada penghuni tetap rumah itu.
Teru: "oh begitu.. kamu terlihat familiar. kita pernah ketemu di mana ya?"
Aishi: "kita baru bertemu kok. maaf aku mau istirahat dulu ya, aku letih"
Teru: "ah baiklah" sambil melihat si orang baru ini seperti habis melakukan perjalanan jauh. "dari mana kira-kira ya dia. ah nanti kutanyakan setelah dia bangun" ujarnya

beberapa saat kemudian Aishi terbangun, mukanya kusut. dia hanya berdiam dan memojok. Teru penasaran, ia mendekatinya perlahan.

Teru: "hai. bagaimana tidurmu, cukup?"
Aishi: "lumayan"
Teru: "mau lihat-lihat ruangan lain?"
Aishi: "tidak. aku masih mau di sini. maaf aku masih belum terbiasa. tapi aku lebih suka sendiri"
Teru: "ah baiklah. aku tinggalkan kamu sendiri dulu ya di sini. kalau nanti tertarik untuk berkeliling, beritahu aku ya, aku akan ada di sekitar sini"
Aishi: "iya. terima kasih"

Teru pun pergi dan membiarkan Aishi sendiri menikmati waktunya untuk beradaptasi.

"ya Tuhan, kenapa tubuhnya penuh dengan luka? apa saja yang dia alami dalam perjalanan menuju kesini" batinnya

beberapa hari kemudian Teru mencoba lagi untuk mendekati Aishi, di tempat yang sama, di pojokan itu.

Teru: "hey kamu lapar tidak? sudah beberapa hari ini kamu belum makan kan?"
Aishi: "mmm iya.. lumayan lapar"
Teru: "aku bawakan makanan, enak sekali. kamu pasti suka. mau ya?"
Aishi memandang Teru ragu kemudian tersenyum dan menjawab: "iya"
kemudian ia makan dengan lahapnya seperti sudah lama tidak memakan makanan enak seperti ini.

Aishi: "makanan apa ini?"
Teru: "enak kan? sepertinya kamu sangat membutuhkannya. kamu mau nambah?"
Aishi: "belum. ini sudah lebih dari cukup. nanti kalau lapar, aku akan minta lagi sama kamu, boleh?"
Teru: "tentu. aku masih punya banyak untukmu"
sambil tersenyum senang Aishi kemudian bertanya: "apa nama makanan ini tadi?"

Teru: "mereka menyebutnya kasih sayang"

Hati ini, kutitipkan padamu. Jaga dia baik-baik.
Tidak tahu kapan akan aku ambil kembali.
kalau dia betah, kubiarkan dia selamanya di hatimu.

PS :
Fate determines who comes into your life, your heart determines who stays in your heart

cheers,

-lune-